•   Selasa, 18 Agustus 2026
Transformasi Media Aceh - Sumatera
ad-banner

Heboh Ayam Tercemar Bakteri, KFC Lhokseumawe Makan Bareng Wartawan

Marcom PT Fast Food Indonesia Tbk Fikri Rakhmat, ketika memberi keterangan kepada wartawan di KFC Lhokseumawe, Rabu (18/5/2022). (Foto/Ist)

Trasmedia - KFC Lhokseumawe menggelar aksi makan siang bersama puluhan wartawan di negeri yang pernah dijuluki "Petro Dollar," di Provinsi Aceh itu, pada Rabu (18/5/2022). Aksi itu digelar KFC untuk membuktikan bahwa ayam yang diolahnya aman dikonsumsi.

Selain makan bersama, wartawan yang diundang ke gerai KFC Lhokseumawe di depan Islamic Center itu pun turut diajak melihat langsung proses pengolahan ayam mentah hingga menjadi makanan yang siap disantap. Dalam proses ini, dipastikan prosesnya sesuai standar kesehatan dunia.

Sebelumnya, Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe menemukan jenis bakteri pada daging ayam di restoran cepat saji tersebut. Temuan itu berdasarkan hasil pemeriksaan dan uji laboratorium Balai Veteriner Medan. Dari hasil uji lab disebutkan bakteri itu telah menempel pada daging yang sudah dicuci. Namun pihak KFC  tidak membantah hasil lab itu karena masih mempelajarinya.

Terkait dengan hal itu, berikut keterangan lengkap Marketing Communication (Marcom) Manager PT Fast Food Indonesia (KFC), Fikri Rakhmat, kepada wartawan usai acara makan bersama. 

"Beroperasi lebih dari 40 tahun dengan jumlah gerai mencapai 728 di seluruh Indonesia, KFC Indonesia selalu mengedepankan kualitas produk dan kepuasaan pelanggan. Hal tersebut terjaga lewat penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat di mana KFC Indonesia memiliki sebuah sistem yang disebut Quality Assurance (QA)," kata Fikri.

Fikri enggan menjelaskan secara detail mengenai bantahan perusahaan. Namun, dia lebih mengedepankan keterbukaan proses pengolahan ayam mentah tersebut menjadi makanan siap saji kepada wartawan agar melihat faktanya sendiri.

"Sistem itu melakukan pengontrolan kegiatan operasional secara ketat yang dilakukan KFC Indonesia mulai dari proses pemilihan bahan baku, pengolahan hingga penyajian kepada pelanggan. Sistem ini diberlakukan di semua gerai KFC di seluruh Indonesia termasuk di KFC Lhokseumawe," ujarnya.

Dia mengungkapkan setelah bahan baku dipastikan memenuhi persyaratan, quality control tetap dijalankan dengan ketat ketika bahan baku diterima di gudang KFC. Di tahap ini tim incoming internal melakukan proses sampling sesuai metode yang telah ditentukan. Apabila tidak memenuhi persyaratan bahan baku akan ditolak. 

Fikri sekali lagi memastikan bahwa semua proses itu dijalankan dengan ketat karena diawasi langsung oleh pihak yang memang berkompeten dan berwenang secara langsung. Apalagi, kata Fikri, untuk Halal, merupakan suatu kewajiban untuk perusahaan dunia ini. (sulaiman achmad)